Home » , » Bisnis Budidaya Jambu Jamaika

Bisnis Budidaya Jambu Jamaika

Jambu Jamaika
Jambu Jamaika
Jambu jamaika yang merupakan jenis jambu bol ini memiliki tajuk dan daun yang sama dengan jambu air yang lain, tekstur daging buah yang lembut dan lebih padat dibandingkan dengan jenis jambu air biasa. Dahannya cenderung memanjang, lentur dan menjulur ke segala arah. Warna daun hijau tua dan berukuran besar. Kulit buah berwarna merah muda saat belum matang dan berubah semakin hitam apabila semakin tua. Ukuran jambu jamaika ini lebih besar dari jambu air biasa, peluang bisnis buah jambu jamaika sangat besar. Disamping harganya cukup bagus, kebutuhan pasarpun juga sangat tinggi.

Info Bisnis
Meski aromanya masih kalah dengan jambu bol lokal, namun rasanya lebih bisa diterima oleh lidah orang kebanyakan. Kebutuhan pasar akan hasil pertanian ini  masih sangat tinggi. Jadi, sementara ini hanya supermarket khusus buah saja yang menjual buah jambu berkelir merah marun ini. Sementara untuk supermarket umum belum menjual karena belum ada yang mampu untuk mensuplai secara kontinyu. Nah inilah peluang bisnis yang baik bagi Anda yang berminat untuk berbisnis budidaya jambu jamaika.
Harga tinggi buah jambu jumbo ini ditunjang oleh produktivitas yang istemewa. Per kilonya mampu menembus harga hingga Rp 15.000,. Bisa dikatakan buahnya dapat berbuah sepanjang tahunnya. Setiap usai panen, dengan jeda satu bulan saja akan bersemi lagi bunganya. Panen raya dapat dilakukan sebanyak 4 kali dalam setahun. Dan masih diselingi panen susulan dengan jumlah yang tak terlalu banyak.
Pohon jambu jamaika tergolong sangat membutuhkan sinar matahari cukup tinggi dan membutuhkan tanah yang cukup air. Untuk satu pohon jambu jamaika mampu menghasilkan kira-kira lebih dari seribu buah setiap kali panen raya. Dengan berat 300 gram perbuahnya, jadi bisa dipanen 3 kwintal buah dari satu pohon.
Pemasaran
Pemasaran hasil budidaya jambu jamaika ini bisa memanfaatkan jaringan pedagang buah di pasar induk maupun pasar tradisional lain. Atau bisa langsung mengajukan penawaran kepada pihak supermarket khusus buah secara langsung.

Kunci Sukses
Perhatikan cara perawatan tanaman jambu jamaika mulai dari perawatan yaitu siram tanaman dengan air sebanyak 2 kali sehari pagi dan sore, bila terlihat kondisi kering. Bila kondisi tanah masih terlihat basah, maka cukup satu kali penyiraman saja. Lakukan pemangkasan dengan membentuk tanaman secara ideal, agar tanaman jambu jamaika bisa tumbuh dengan baik dan rimbun.
Pohon jambu jamaika bisa saja tidak berbuah, hal ini dikarenakan tidak subur atau kekurangan unsur-unsur makro yang dibutuhkan seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Pemupukan dengan kadar P dan K yang tinggi sebaiknya dilarutkan dahulu dalam air lalu disiramkan ke tanaman. Yang tak kalah penting adalah buat sayatan pada kulit batang pohon selebar kira-kira ½ – 1 cm pada pangkal batang secara melingkar. Sayatan juga dilakukan pada pangkal batang kira-kira 5-10 cm dari dasar tanah. Jagalah tanaman ini jangan sampai kekurangan air dan cukup akan sinar matahari.
Analisis Usaha
Asumsi:
- Luas lahan 3000 m2.
- Jarak tanam pohon yang dipakai 8x8 m2.
Dengan masa produksi pohon sampai umur 25 tahun.
- 1 pohon berbuah 1200 butir. Sekitar 85% (1000 butir) bisa dipanen.
- Bobot rata-rata 1 butir buah 200 gram,
sehingga 1000 butir setara dengan 200 kg.
- Pohon berbuah bagus setelah bibit okulasi umur 2 tahun.
Panen 3 bulan sekali (4x setahun).

Modal Awal
Sewa lahan (5tahun)                            Rp 25.000.000,.
Bibit 30 x @Rp 30.000,.                        Rp    900.000,.
Jumlah                                         Rp 25.900.000,.

Lahan dan bibit mengalami penyusutan selama 5 tahun
dan memiliki nilai residu sebesar Rp 1.000,.
dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus.Biaya penysutan per tahun =
(Rp 25.900.000,.-Rp 1.000,.)/5=Rp 5.179.800,.per tahun
atau sama dengan Rp 86.330,. per bulan = Rp 258.990,.

Perhitungan laba/(rugi) per sekali panen (3bulan sekali)

Pendapatan
Penjualan buah 30 x 200butir x Rp 15.000 =     Rp 80.000.000,.

Biaya operasional
Penyusutan                                     Rp    258.990,.
Pupuk kandang 30 karung x Rp 5.000,.           Rp    150.000,.
Pupuk NPK 30kg x Rp 5.000,.                    Rp    150.000,.
Pestisida dan anti lalat                       Rp    500.000,.
Kertas bungkus 30 x 1200 x Rp 50               Rp    180.000,.
Tenaga kerja
- Pembungkusan
15 orang x 8 hari x Rp 50.000,.                Rp  6.000.000,.
- Pemanenan
15 orang x 5 hari x Rp 50.000,.                Rp  3.750.000,.
Biaya lain-lain                                Rp    200.000,.
Jumlah                                         Rp 11.188.990,.

Laba/(rugi) bersih
= Pendapatan - Biaya operasional
= Rp 80.000.000,. - Rp 11.188.990,. =          Rp 68.811.010,.


Thanks to bisnispertanian, Semoga bermanfaat bagi kita semua !

0 komentar:

Poskan Komentar